ETIKA KEPERAWATAN

ETIKA KEPERAWATAN



Etika keperawatan
merupakan salah satu profesi yang mempunyai bidang garap kesejahteraan manusia,yaitu memberi bantuan pada individu yang sakit maupung individu yang sehat dalam kehidupan sehari-harinya.karna dalam bidang keperawatan ini dijalankan oleh manusia karna itu diperlukan sebuah etika keperawatan.

              Salah satu aturan yang mengatur  hubungan antara perawat dengan pasien adalah etika.istilah etika dan moral selalu digunakan secara bergantian,”Etika” berasal dari bahasa Yunani “ethikos” yang berarti “adat-istiadat atau kebiasaan”,sedangkan “moralitas” dari bahasa Latin yang berarti” adat istiadat atau kebiasaan”.Definisi yang lebih jelas dikemukakan oleh Curtin,Etka merupakan suatu disiplin yang diawali dengan mengidentifikasikan,menggorganisasikan,menganalisis dan memutuskan perilaku manusia dengan menerapkan prinsip-prinsip untuk mendeterminasi perilaku yang baik terhadap situasi yang dihadapi.(Mac phail,1988)
           
              Berkaitan dengan etika dan moral merupakan sumber dalam merumuskan standar dan prinsip-prinsip menjadi penuntun dalam berperilaku serta membuat keputusan untuk melindungi hak-hak manusia.Etika diperlukan oleh semua profesi,termasuk juga dalam bidang keperawatan yang mendasari prinsip-prinsip suatu profesi dan tercermin dalam standart praktek profesi(Doheny,Cook,Stoper,1982)


Konsep moral praktik keperawatan :
          
              Praktek keperawatan termaksud etika keperawatan mempunyai berbagai dasar penting,yaitu:Advokasi,Akuntabilitas,Loyalitas,Kepedulian,Rasa haru,dan menghormati martabat manusia.dalam pernyataan ini yang masuk dalam praktik keperawatan yang telah manjadi bahan kajian lama adalah Advokasi,akuntabilitas,dan easia:1991loyalitas(Fry:1991,lih,cr)

A.   ADVOKASI
Istilah Advokasi sering digunakan dalam konteks hukum yang merupakan melindungi hak-hak manusia bagi mereka yang tidak mampu membela diri. Arti Advokasi menurut Ikatan Perawat Amerika/ANA(1985)”Melindungi klien atau masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan keselamatan praktek tidak sah yang tidak kompeten dan melanggar etika yang dilakukan oleh siapapun”.Advokasi merupakan dukungan aktiv terhadap setiap hal yang memiliki penyebab atau dampak  penting.

B.AKUNTABILITAS
        Istilah akuntabilitas merupakan mempertanggungjawabkan bentuk dasar computare(memperhitungkan),juga berasal dari kata putare(mengadakan perhitungan. Jadi akuntabilitas merupakan pertanggungjawaban seorang perawat terhadap profesinya yang dijalankan sepanjang hidupnya.

C.LOYALITAS
        Istilah loyalitas merupakan kesetiaan,kepatuhan,komitmen,ketaatan,dan pengorbanan.loyalitas dalam profesi ialah kesetiaan pada pengabdian dan tanggungjawab terhadap profesinya,misalnya kesetiaan terhadap profesi perawat yang sangat mulia.

Prinsip-Prinsip Etika Keperawatan
1. Otonomi (Autonomy)
       Prinsip otonomi merupakan bentuk respek terhadap seseorang, atau dipandang sebagai persetujuan tidak memaksa dan bertindak secara rasional. Otonomi merupakan hak kemandirian dan kebebasan individu yang menuntut pembedaan diri. Praktek profesional merefleksikan otonomi saat perawat menghargai hak-hak klien dalam membuat keputusan tentang perawatan dirinya.

2. Berbuat baik (Beneficience)
       Beneficience berarti, hanya melakukan sesuatu yang baik. Kebaikan, memerlukan pencegahan dari kesalahan atau kejahatan, penghapusan kesalahan atau kejahatan dan peningkatan kebaikan oleh diri dan orang lain. Terkadang, dalam situasi pelayanan kesehatan, terjadi konflik antara prinsip ini dengan otonomi.

3.Keadilan (Justice)
       Prinsip keadilan dibutuhkan untuk terpai yang sama dan adil terhadap orang lain yang menjunjung prinsip-prinsip moral, legal dan kemanusiaan. Nilai ini direfleksikan dalam prkatek profesional ketika perawat bekerja untuk terapi yang benar sesuai hukum, standar praktek dan keyakinan yang benar untuk memperoleh ekualitas pelayanan kesehatan.


4. Tidak Merugikan (Nonmaleficience)
       Prinsip ini berarti tidak menimbulkan bahaya/cedera fisik dan psikologis pada klien.

5. Nilai dan Norma Masyarakat
        Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat nilai dan norma masyarakat sangat penting dan perlu ada pada diri masing-masing.malah masyarakat yang sedar tentang nilai dan norma masyarakat berusaha keras dalam mengukuhkan nilai-nilai masyarakat.
Setiap individu tidak boleh hidup bersendirian, oleh itu seseorang itu perlu bergaul bagi memenuhi keperluan dalam kehidupan. Oleh itu seseorang itu perlu bersedia agar dapat bertindak dan berfungsi dalam masyarakat. Bagi seseorang itu dapat berfungsi dan bertindak dalam masyarakat seseorang itu perlu memahami nilai- nilai masyarakat dan kelakuan norma masyarakat yang telah disahkan masyarakat itu sendiri.

0 Comments:

Post a Comment